| S | S | R | K | J | S | M |
|---|---|---|---|---|---|---|
| « Jul | ||||||
| 1 | ||||||
| 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 |
| 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 |
| 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 |
| 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 |
| 30 | ||||||
Dengarkan Curhatku
Miss U
Pagi yang cukup indah. Sebaris bunga berbaur seiring waktuku berlalu dalam kesendirian. Dengan laptop Fivbri ini, aku menemukan photo kamu. Bukankah ini dia, gadis yang aku kenal di acara pelatihan UKPM kemarin?
Di atas tempat pembaringan ini, senyum tulus terus mengalir, saat gambar kamu benar-benar membuatku yakin, kamulah yang aku cari. Kamulah yang aku nanti untuk aku perjuangkan. Sebilah doa terselip, semoga kamu belum ada yang memiliki.
Di atas tempat berbaring ini aku pandangi photo kamu sebagai walpaper laptop. Begitu anggun. Mata ini tanpa lelah aliran syair cinta. Yah, tiba-tiba saja aku ingin menjelma pujangga dan ucapkan jutaan kata cinta sampai kamu bosan mendengarnya. Ingin aku berlutut di depanmu dan memelukmu hingga ujung waktu malam tenggelamkan kita berdua. Ingin semua waktu aku jalani tanpa tiap detik terlewatkan tanpamu dalam pelukanku. Aku begitu bahagia. Meski syair cinta masih mengalir tanpa nyata. Tanpa aku tahu, apakah desiran ini akan juga mengalir di darahmu.
Kenapa cinta. Kenapa. Aku belum tau kamu. Aku sekedar mengenal kamu kemarin saat pelatihan pers di rumah Ayu, dekat sungai Berantas. Bodoh!. Mengapa aku tidak mendekatimu. Tetapi hari ini, saat aku beranjak dari waktu bertemu, mengapa aku begitu tiba-tiba merindukanmu? Mengapa?
Aku ingin kamu akan ada waktu, dan aku akan usahakan waktu untuk memberikan semua kebodohan aku kemarin. Aku benar-benar hanyut saat ini, mabuk oleh ingatan wajahmu. Sayang, mengapa kesadaranku terlambat?
Jika kau di sini saat ini, aku akan bilang i love u sampai aku tertidur bersamamu dalam pelukanku…
Kamar kos, 28 Maret 2009