Faqih Al Asy'ari

Sekedar Berbagi Catatan

Ke Manakah Sang Nahkoda?

Cerita di Komisariat (3)

Semangat yang dulu membara kini perlahan sirna. Beberapa sahabat tidak lagi antusias memperbincangkan organ ini. Bukan kebetulan, tetapi buah dari sang nahkoda yang semakin sulit ditemui, diajak komunikasi, bahkan sekedar membalas SMS.

Inilah awal keretakan sinergitas kepengurusan komisariat. Perlahan tapi pasti kini semua sahabat bangkit dari duduknya, bukan untuk mendekat dan membuka ruang aktif lagi komunikasi internal komisarioat. Sebaliknya perlahan tampak mereka mulai pergi jalan kaki sendiri-sendiri.

Klimaksnya adalah pada bulan Juni hingga Agustus ini 2011 ini. Praktis tidak ada agenda komisariat, selain turun aksi bersama buruh pada tanggal 1 Mei 2011. Tidak ada Raker, tidak ada pertemuan, apalagi kegiatan. Sang nahkodapun makin tidak terdeteksi di mana keberadaannya. Inilah kenyataannya, tanpa menambah dan mengurangi realitas.

Kehilangan nahkoda ini membuat saya menuliskan pesan ini melalui Facebook pada tanggal 10 Agustus 2011. Tulisan ini menjadi curahan tanpa mengurangi rasa hormat, apalagi sekedar sok jadi pahlawan.

Yang terhormat, tersayang, pengurus komisariat PMII UMM

Masih Ingatkah Kita?

Aq kini percaya dengan adigium jawa, sak bejo-bejone wongkang lali, sik lueh bejo wong eling lan waspodo. Sak bejo-bejone won pinter jik ayem wong sing eling. Kalimat itu artinya kurang lebih demikian: Sebahagia-bahagianya orang yang lupa, masih lebih bahagia orang yang ingat dan waspada. Sebahagia-bahagianya orang yang pinter masih lebih bahagia dan merasa tentram orang yang masih ingat.

Apa pasal aku menulis ini?

Aku teringat dulu saat pelantikan komisariat UMM (yang aq sendiri lupa tanggalnya), begitu semarak dan penuh dengan semangat terbarukan. Pekik semangat itu tidak semata mereka yang masuk dalam jajaran komisariat PMII UMM. Semua sahabat bahu membahu membantu kelancaran kegiatan, tak peduli hujan dan panas, gak peduli capek dan letih. Tampak saat itu guratan-guratan lelah dari sekian banyak sahabat. Lelah tapi gak tampak sekali patah dan menyerah.

Lantas, ada yang sakral dan menggerakkan aku menuliskan ini. Saat itu, dibacakan SUMPAH yang kurang lebih demikian (meski aku lupa detailnya, tapi aku masih ingat substansi sumpah itu kurang lebih demikian):

“Bersumpah bahwa akan menjalankan organisasi dengan penuh tanggungjawab, tidak akan patah dan menyerah, tidak akan meninggalkan organisasi dalam keadaan apapun,”

Sumpah itu dibaca atas nama Tuhan secara bersama-sama. Jujur hatiku berkedik. Aku Cuma ingin berbagi ingatan, agar kita tidak mudah meluapakan amanat, jika kita percaya adanya Tuhan. Jika tidak percaya akan Tuhan, setidaknya aku hanya ingin mengingatkan kejujuran ini diri sendiri, belajar jujur dari diri sendiri.

Amanat. Ya, sebuah kata yang ringan tapi sungguh berat mengembannya. Semoga tulisan ini menjadi awal kita semangat (yang terlambat), atau setidaknya mengucapkan maaf pada orang yang telah memandatkan kepada kita memegang amanat ini, karena teramat berat untuk mempertanggungjawabkannya. 

Mungkin banyak sahabat yang lupa, tapi sungguh kebahagiaan jika kita tidak mudah lupa dengan ucapan kita, lebih-lebih kata sumpah. Lebih jelas lagi, tidak meninggalkan amanat yang diembankan kepada kita. Jika kita diberi amanat satu tahun saja berhianat, bagaimana jika kita pada saat kelak mendapat amanat yang lebih berat dari satu tahun di komisariat ini?

Aku gak ingin menghakimi seseorang, karena itu pesan ini aku kirim ke seluruh pengurs komisariat PMII UMM (yang facebooknya aku punya saja). Aku juga gak bermaksud mengatakan bahwa aku mampu memegang amanat, sementara sahabat di komisariat lain enggak. Tapi hanya sekedar mengingatkan, sekedar berbagi, dan sepantasnya kita saling mengingatkan satu dengan yang lainnya, karena kita semua sahabat.

Surat Elektronik ini mendapat tanggapan dari beberapa sahabat dengan komment yang beragam (Bersambung)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s